Minggu, 10 Mei 2026

Penyebab Anemia


Berdasarkan berbagai jurnal kesehatan terbaru, penyebab utama anemia adalah 

1. Kekurangan Zat Besi (iron deficiency)

yang merupakan jenis anemia paling umum di dunia dan menyumbang lebih dari setengah kasus anemia secara global. Kekurangan zat besi umumnya terjadi akibat asupan makanan yang tidak mencukupi, terutama pada individu yang jarang mengonsumsi sumber zat besi seperti daging merah, hati, atau sayuran hijau. Selain itu, kebutuhan zat besi yang meningkat pada masa pertumbuhan, remaja, serta kehamilan juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan dan asupan, sehingga memicu anemia.

2. Kekurangan Vitamin B12 dan Asam Folat 

yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan kedua zat ini biasanya berkaitan dengan pola makan yang kurang beragam atau gangguan penyerapan nutrisi di saluran pencernaan. Kehilangan darah secara terus-menerus, seperti pada menstruasi berlebihan, perdarahan saluran cerna, atau cedera, juga menjadi faktor penting yang dapat menurunkan kadar hemoglobin secara signifikan. Di sisi lain, penyakit kronis seperti gangguan ginjal, infeksi kronis, atau penyakit inflamasi dapat menghambat produksi sel darah merah dalam tubuh.

3. Kondisi Sosial Ekonomi dan Gaya Hidup

Pola makan yang tidak seimbang, rendahnya pengetahuan gizi, serta keterbatasan akses terhadap makanan bergizi dan layanan kesehatan menjadi penyebab tidak langsung yang memperburuk kondisi anemia, terutama di negara berkembang. Bahkan, beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa kombinasi antara faktor gizi, kesehatan, dan lingkungan sosial memiliki peran besar dalam menentukan risiko seseorang mengalami anemia. Oleh karena itu, penanganan anemia tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga memerlukan pendekatan yang lebih luas melalui perbaikan pola makan, edukasi gizi, dan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar